Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2011

Mie Kangkung -- NCC CFW --




Ikutaaaannn, NCC Chinese Food Week. Benar2 di last minute time, 1 hari sebelum gong penutupan, baru bikin. wqwqwq...

Untungnya cuaca mendukung, mendung2 mau hujan pas banget makan yg anget.
Ini resepnya ya, resep ini udah aku bikin sejak jaman SMP bareng temen2 lhooo :D.

MIE KANGKUNG

Bahan:
200 gr mie telor lebar (kemarin aku pakai merk kuda menjangan)
1 ikat kangkung
ceker ayam untuk kaldu
1 butir telur
2 sdm maizena, larutkan dgn 4 sdm air matang

Bumbu:
2 siung bawang putih, memarkan
1/2 siung bawang bombay cincang
Garam secukupnya
1 sdt lada hitam, ulek kasar

Cara membuat:
1. Rebus mie telur, sisihkan
2. Tumis bawang sampai harum, tambahkan air, masukkan ceker sampai agak empuk (kira2 10menit)
3. Masukkan telur, kocok.
4. Masukkan kangkung, setelah kangkung matang baru masukkan mie telor yang sudah direbus tadi.
5. Masukkan larutan maizena
6. Terakhir masukkan lada hitamnya sambil diaduk rata.
Siap dihidangkan.

Senin, 16 Agustus 2010

Gulai ikan baung

Alhamdulillah..
Terima kasih ya Allah kau pertemukan aku suami penggemar ikan.
Maksudnya, si suami hobiis ikan hias air tawar, si istri hobiis makan ikan.
Tapiii susaaah banget nyari ikan air tawar di Jakarta ini yang enak dan ga bau lumpur.
Coba deh ikan lele, ikan mas, ikan gurame, semua bau lumpur!!
Paling banter ikan gabus tapi nyarinya susah banget,
atau harus merelakan suami pergi mancing seharian, hiks!
Naaah kebetulan suami pesan ikan hias air tawar buat dijual lagi di Jakarta,
nebenglah nitip beliin ikan baung.
HHmmmmm membayangkan lemak2 yang melekat di kepala dan perut bagian bawahnya, sudah membuat semakin tak sabar menanti kedatangan si ikan, xixixiii.

Akhirnya kemarin sore begitu ikan datang langsung dimasak bumbu gulai buat makan malam.

Resepnya hasil browsing dari MP ini: http://fraumaulana.multiply.com/recipes/item/6. Enaaaak deh!!

Bahan:
1 kg ikan (enaknya ikan tongkol atau ikan besar)
Santan, pisahkan santan perasan pertama (I) dengan perasan selanjutnya (II)
Cabe hijau
Daun kunyit
Daun jeruk
Serai
Garam secukupnya
Minyak untuk menumis

Bumbu halus:

1 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan halus
1/4 sdt jintan kasar
1/4 ons cabe merah (atau lebih bagi yg suka pedas)
2 cm jahe
2 cm kunyit
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih

Directions:
1. Tumis bumbu halus sampai harum.
2. Masukkan santan II sampai mendidih dan berminyak.
3. Masukkan ikan.
4. Masukkan daun kunyit, daun jeruk, serai, garam dan cabe hijau utuh.
5. Masak sampai ikan matang.
6. Terakhir tambahkan santan I, masak sampai mendidih. Angkat.

Maaf yaa fotonya sangat tidak punya estetika, alias poto diambil waktu masih di panci, xixixiii!

Jumat, 11 Juni 2010

Gabus Pucung

Yang namanya sayur gabus pucung, si masakan khas betawi ini, menurutku sih sama persis bumbunya dengan rawon.
Konon, katanya niiih, dahulu kala warga betawi tidak mampu membeli daging sebagai isian rawon, dan karena masih terdapat banyak ikan gabus di sungai maka dipakailah ikan gabus sebagai isian pengganti daging. (belum ngecek kebenaran cerita ini!)

Aku sendiri jatuh cinta banget sama sayur gabus pucung,
bukan karena kuahnya..tapi, karena ikannya.
Enaaak lembut, ga bau amis dan ga bau lumpur, sayang banyak durinya, hihii..




Agak susah memang untuk mendapatkan si ikan gabus ini,
selama ini cuma dapat dari hasil mancing hubby atau kiriman dari teman di Kalimantan.
Kalo ga salah di Pasar Minggu masih ada yang jual, tapi jauh betul yak?!

Di Jakarta ada beberapa tempat yang menjual sayur gabus pucung, terakhir beli di daerah Cilangkap, yang punya warung orang betawi asli, enaaaak banget deh rasanya!

Untuk masakan ini, resep yang aku pakai berasal dari tabloid Saji.

Berikut resep selengkapnya:
Bahan:
3 ekor ikan gabus masing2 dipotong 2 bagian
1 sdt air jeruk nipis
4 siung bawang putih, haluskan
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt garam
250ml air
minyak untuk menggoreng

Bahan kuah:
1000ml air
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
6 lembar daun jeruk
2 batang serai, memarkan
1 buah tomat, potong-potong
2 1/2 sdt garam
2 1/2 sdt gula pasir
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis
bawang merah goreng sebagai taburan

Bumbu halus:
10 butir bawang merah
6 siung bawang putih
4 butir kemiri sangrai
4 buah kluwek direndam
2 cm kunyit bakar
5 buah cabe rawit merah

Cara:
1. Lumuri ikan gabus dengan air jeruk nipis, bawang putih, ketumbar bubuk,
garam, dan air. Diamkan 20 menit, goreng sampai matang.
2. Kuah: panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk, serai sampai harum. Tambahkan tomat, aduk sampai layu.
3. Masukkan air, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang. Tambahkan ikan gabus dan daun bawang. Aduk rata, angkat.
4. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng.

Kadang aku melewatkan proses menggoreng ikan (paling malesss kalo nggoreng ikan, 'pletak pletok' nya itu lhoooo)!
Tapi rasanya tetep enak kok!
Cabe merah bisa dikurangi supaya tidak pedas dan anak-anak juga bisa menikmati.

Senin, 28 Desember 2009

Sup Udang Pedas

Musim hujan begini paling enak makan yang panas2 dan segar2,
misalnya pangsit kuah, sup tomat, dan sup yang satu ini.

resepnya aku dapat dari Nova edisi terbaru, gampang dan cepat kok.

bahan: udang besar 1/2 kg

bumbu:
daun serai digeprek
gula
cabe merah iris
secukupnya
kaldu udang

bumbu dihaluskan:
kunyit
lengkuas
garam

caranya:
masak kaldu udang bersama daun serai dan cabe. masukkan bumbu halus.
setelah mendidih masukkan udangnya.
bisa juga ditambahkan belimbing wuluh biar agak2 asam.

angkat, hidangkan hangat.


Daging panggang lada hitam keju

Ibu hamil paling seneng kalau dimasakin masakan enak sama suaminya, hehehe.
Contohnya yang satu ini: Daging panggang lada hitam keju.
Judulnya panjang yaa..

bahannya gampang kok:
1/2 kg daging has jangan dipotong2

bumbunya:
lada hitam halus,
keju parut,
bawang bombay cincang,
olive oil
semua secukupnya ya...

caranya:

campur semua bumbu, balurkan ke sekeliling daging.
bungkus dengan alumunium foil
panggang kurleb 1 1/2 jam atau sampai empuk.

Nah selesai memanggang ada kuah yang tersisa,
kita masak lagi saja dengan larutan maizena (secukupnya juga)
jadi deh sausnya..




ini penampakan yang belum dipotong-potong: