Kamis, 24 Maret 2011

Bolkus Mocaf




Alhamdulillah seneeeng banget,

akhirnya berhasil menaklukkan 'kutukan' si bolkus hihiiii..
Di rumah kebetulan lg punya tepung mocaf beli di mbak Nadrah,
iseng2 kepengen bikin bolkus yg ga pakai terigu.
Ternyata kena kutukan (lagi!!), jadi inget dulu waktu awal2 bikin bolkus hehee...

Dua kali nyoba pakai resep bolkus 10 menit, gagal!
Satu kali pakai resep bolkus 200, gagal juga, huhuhuuu....
Semua bahan sama kecuali terigu diganti dgn mocaf ukuran 1/2 nya terigu,
bahkan yg terakhir aku pakai 3/4 dari ukuran terigu.
Sampai nggak bisa tidur mikirin si mingkem ini lohhh.
Pantang menyerah!!
Akhirnya sms mbak Nadrah, bliau dapet sharing dari Bucit, coba pakai komposisi 80% mocaf, 20% maizena.

Berbekal melototin email2 bolkus, ternyata coba pakai cetakan yg tinggi (ngubek2 dulu harta karun dari ibuku hehee soalnya punyaku yg ga tinggi),
trus pakai metode nya mbak Yanti yg emulsifier sebagian dikocok belakangan.
tadi siang saking desperate nya nyoba 1/4 resep bolkus10 menit.
Taraaammm..berhasil berhasil..
**jingkrak2, luv u mbak Na n BuCit**

Ini resepnya yaa:
BOLKUS MOCAF

Bahan:

100gr gula pasir

100gr tepung mocaf

25gr tepung maizena

75ml air

1 butir telur

½ sdt BPDA

½ sdm SP



Cara:

Campur tepung mocaf, maizena, BPDA, ayak.

Kocok gula, telur, dan ½ bagian emulsifier dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang.

Masukkan tepung dan air bergantian, kocok dgn mixer kecepatan rendah sampai rata.

Masukkan sisa emulsifier, kocok dengan mixer kecepatan tinggi kurleb 7 menit.

Beri warna

Tuang ke mangkuk, kukus kurleb 10 menit.

Jumat, 18 Maret 2011

Cupcake n pumpkin pie







Kelamaan ga update blog,
sampai lupa foto2 mana yg belon diupload yaa?
Biasanya cuma sempat upload di facebook xixixiii...

Kali ini akhir Februari lalu syukuran hari lahir Mysha n Eyang Kakung,
secara umurnya beda jauh, jadi untuk teman2 Mysha di rumah aku buatkan cupcake,
untuk Eyang aku buatkan pumpkin pie.
Pie Labu kuning ini sehat lhooo soalnya kulitnya dibuat dari tepung havermut yang dihaluskan (gluten free ceritanya), trus pumpkinnya (isian pie nya) dikasih yogurt n sugarless.
Pokoknya disesuaikan dengan yg ultah deh heheheee...

Biar tambah seger, keduanya aku kasih strawberry,
plus strawberry ganache untuk si cupcake.

Birhday Cupcake buat Fairuz



Happy Milad Fairuz,
jadi anak solehah, cepat besar, cepat pintar, sehat selalu, dan menjadi kebanggaan keluarga. Amin.

--thanks to Irham n Endah--
cupcake ini base cake nya pakai resep brownies kukus NCC yang aku panggang,
trus covernya pakai ganache dari DCC dan MCC rasa jeruk, strawberry, dan melon.
Suegeeeerrr :)
Alhamdulillah kata bundanya Fairuz kuenya enak ;)


ga sempat dokumentasiin yang udah dicover mika :(

Menyikapi kenaikan harga bahan baku kue (CurCol)

Kali ini judulnya seriuous sepertinya ya.
Ternyata jadi bakul kue rumahan banyak banget seninya.
Ya seni memanggang supaya kuenya ga bantet,
seni mengukus supaya bolu kukusnya mekar dengan sempurna,
sampai seni menghias kue alias decor yang kuakui diriku masih newbie di urusan ini.
Ada lagi yang ga kalah penting, seni menghitung2 harga jual.

Bener deh, buat menghitung harga jual kue kita diperlukan banyak pertimbangan.
Salah satunya adalah harga bahan baku.
Nowadays, aku sampai terheran2 dengan naiknya harga bahan baku kue yang cukup drastis.
Coklat blok, margarin/mentega, telur, sampai keju semuaaaa naik.
Dan yang pasti lumayan bikin syok, hiks hiks hiks.
Ini masih pertengahan tahun lho, belum masuk masa menjelang hari raya..
Gimana ga bikin syok, aku kan masih bakul kue rumahan yang belum beli bahan kue
dalam jumlah besar, atau masih 'ngeteng' istilah orang warung.
Artinyaaa harga jual di toko untuk yang kemasan kecil2 pasti lebih mahal dibanding harga jual per kemasan besar.
Nah kalau yang kemasan besarnya aja harganya udah naik banyak, apalagiii yang kemasan kecil.

Sekarang tinggal si bakulnya aja yang harus bisa ngutak atik.
Kalau menurunkan kualitas, jelas tidak. Dicoret!!!! Jangan pernah menurunkan kualitas.
Aku lagi pikir2 beberapa alternatif yang nantinya bisa dipakai:
menaikkan harga sedikiiiit atau mengecilkan volume juga sedikiiiit,
mentok2 menurunkan keuntungan, qeqeqeqeqee.
Sebenarnya apapun keputusannya, sebagai bakul kue yang baru merintis harus mengkomunikasikan dengan customer.
Dan aku yakin, customer yang loyal, yang udah cocok dengan rasa kue bikinan kita
ga akan lari ke lain hati.
Kalaupun lari ya sudah, kita pikir2 lagi jalan keluar lain.
Yang pasti, Allah SWT udah mengatur rejeki kita apalagi kalau kita mau berusaha, ya kaaaan???

Sekian curcol kali :) :)

Senin, 14 Februari 2011

Parade Klappertaart

Ini beberapa foto klappertaart yang belum sempat di update kemarin2..






pesanannya Jeung Yuli untuk acara ultah anaknya :)








Klappertaart Ubi

Klappertaart ubi ini bisa masuk golongan 'healthy cake' karena penggunaan margarin dan telur yang lebih sedikit tapiii rasanya tetap okehh!!

Foto lain menyusul ya, sepertinya masih terserak diantara inbox di email, di handphone, di kamera, entah dimana lagi :)

Jumat, 07 Januari 2011

Sharing resep: Brownies kukus ketan hitam




Brownies yang satu ini legit banget,
apalagi kalau bisa dapetin tepung ketan yang wangi. Hmmmm....

Ada dua versi resep yang pernah aku coba,
aku sharing disini ya..


I. Sumber: Resep di kemasan tepung ketan hitam produksi dua padi unggul.
Bahan:
350gr tepung ketan hitam
350gr gula pasir (kemanisan!)
200cc minyak goreng
8 butir telur

Cara:
- kocok telur dan gula sampai mengental, masukkan minyak goreng, aduk rata.
- kurangi kecepatan mikser, masukan tepung ketan hitam dikit2 sampai rata.
- masukkan ke loyang yg telah dioles mentega dan dialas kertas roti, kukus dalam
dandang panas sampai matang.

II. Sumber: mbak Nenis Yasminecake.
Bahan:
A. 6 butir telur
225gr gula pasir
1 sdm emulsifier
B. 150gr tepung ketan hitam
50gr tepung terigu segitiga
C. 60ml santan instant
D. 100gr DCC + 25gr butter leleh + 150ml minyak sayur
dinginkan dalam suhu ruang
2 sachet SKM

Cara:
1. Kocok A hingga kental berjejak
2. Masukkan B sambil diayak
3. Masukkan C, aduk rata, masukkan D, aduk rata.
4. Ambil +/- 150gr adonan, campur dengan SKM, sisihkan.
5. Siapkan loyang 22x22x7, bagi adonan jadi 2.
6. Masukkan adonan pertama, kukus 10menit,
masukkan adonan susu, kukus 7 menit,
masukkan lagi adonan sisa, kukus 20menit sampai matang.

Ayo dicoba ya dua duanya, supaya bisa dipilih mana yang sesuai selera kita.
Jangan lupa mengoles loyang dengan margarin trus dialas kertas roti.
Satu lagi, bungkus tutup kukusan/ dandang dengan kain supaya uap air tidak jatuh ke dalam adonan.

Minggu, 26 Desember 2010

Fingerfood Biscuit


Ayo-ayo buat ibu-ibu yang punya baby, yuk bikin biskuit fingerfood sendiri buat bayinya, gampang kok bikinnya.
Bahan:
100 gr unsalted butter
100 gr tepung untuk bubur (bisa tepung beras putih, tepung beras merah, tepung kacang hijau)
oatmeal secukupnya

Cara:
diamkan unsalted butter hingga agak lembek
campur dengan tepung dan oatmeal.
Jika masih terlalu lunak bisa ditambahkan tepung sedikit sedikit sampai adonan bisa dibentuk.
Bentuk sebesar ibu jari atau kira2 bisa dipegang oleh bayi.
Panggang di oven 150 derajat celcius selama 15 menit.